Rabu, 17 Agustus 2016

Kisahku Inspirasiku

     Pepatah mengatakan "Pengalaman adalah guru yang terbaik". Pengalaman akan membawa kita kepada kesuksesan. Tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa usaha dan doa.

"Belajarlah jika kamu belum mengerti, dan berusahalah jika kamu ingin meraih mimpi "

     Setiap orang pasti mempunyai cita - cita dan harapan. Tergantung bagaimana cara kita mewujudkannya. Asam garamnya kehidupan begitulah yang sering diucapkan oleh orang tua jaman dahulu. Pahit manisnya perjalanan hidup jangan djadikan penghalang bagi kita dalam meraih harapan. Tidak akan ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha.
     Tetaplah semangat dalam meraih apapun yang menjadi cita-cita kalian. Jika suatu saat kalian sudah sukses janganlah sekali -kali kalian lupa dari mana asal kalian. Seperti "Kacang lupa akan kulitnya". Jika kita selalu mengingat dari mana asal kita berada maka  kita tidak akan tergesa-gesa dalam bertindak alias sembrono. 
     Nah, saya akan sedikit berbagi kisah pribadi saya sendiri. Saya menikah pada tahun 2010 tepatnya bulan november. Perjalanan kisah kami sangatlah sulit. Mulai dari acara tunangan sampai kami menikah, semua berjalan kurang mulus. Dulu suami saya berkerja di salah satu perusahaan swasta di Surabaya. Gaji yang diterima hanya cukup untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja. Padahal semakin anak besar semakin banyak kebutuhan. Tidak hanya itu apa- apa sudah naik.
     Kami menjalani hubungan pernikahan ini dengan  jarak jauh. Setiap 2 minggu sekali suami saya pulang ke Malang. Maklum saya masih menumpang di rumah orang tua. Tahun 2011, tepatnya bulan oktober saya melahirkan seorang putri. Sekitar 3 bulanan usia putri kami, suami saya lulus tes. Suami memutuskan untuk bekerja jadi TKI. Saya beranggapan apakah saya bisa melakukan ini semua tanpa suami. Tak ada teman untuk berbagi suka dan duka. Tapi entahlah, demi masa depan kami harus rela berkorban. Itupun juga untuk kebahagiaan kami sendiri.
     Dari tahun ke tahun, kami jalani hubungan jarak jauh ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Hanya bermodalkan hp sebagai sarana kemunikasi. Alhamdulillah....sekarang jaman sudah maju. Ada media sosial yang bisa di manfaatkan untuk mengobati rasa kangen yang ada di hati. Kami tabung sedikit demi sedikit uang hasil kerja keras suami saya. Maklum penghasilan mayoritas dari suami, karena saya hanyalah seorang guru sukwan atau di bilang guru magang di salah satu sekolah negeri.
     Dari hasil tabungan  kami kumpulkan untuk membeli tanah kavling. Saya akhirnya mengontrak selama kurang lebih 2 tahun. Sedikit demi sedikit penghasilan suami saya belikan material untuk bahan pembangunan rumah. Usaha kami tidak sia-sia, kami bisa membangun rumah impian untuk keluarga kecil kami.
     Satu tahun kemudian kami bisa membeli apa yang menjadi impian kami, dan mempersiapkan tabungan pendidikan untuk anak kami kelak. Alhamdulillah....saya sangat senang dan bersyukur mempunyai suami yang baik dan sabar. Setiap saya mulai putus asa, suami sayalah yang berusaha menyikapi masalah dengan sabar dan tawakkal dan selalu memberikan  semangat. Sekarang harapan kami yaitu membuat usaha kecil-kecilan, tentu saja harus mencari modal dulu. Tak terbayangkan kesabaran kami berbuah manis. Satu pesan dari suami yang selalu saya ingat "Tetaplah bershodakoh, kita tidak hanya mencari dunia tapi akherat". Subhanallah...... Itulah yang selalu suami katakan kepada saya. Suami saya adalah suami yang terbaik.

     Pengalaman masa lalu kami bukanlah cerita pahit bagi kami tapi penyemangat hidup kami. Terus tataplah masa depan kalian dengan penuh rasa percaya diri. Niscaya segala impian dan harapan kalian akan tercapai sesuai dengan keinginan kalian. Jangan ada kata menyerah !

     Begitulah pengalaman pribadi kami, semoga bisa menjadikan inspirasi bagi kalian semua.

"Jadikanlah pengalamanmu sebagai cambuk dalam meraih impianmu, dan jangan jadikan pengalaman pahit sebagai pengekang cita-citamu"


Tetap ikuti ya blog saya octaviabudiono.blogspot.com pasti akan ada yang lebih menarik lagi. Saran dan kritikan selalu saya butuhkan dalam penulisan blog selanjutnya.
Salam kenal trimakasih.....